Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 253

Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

Irab Surat AlBaqarah ayat 253





🔎 I'rab Tafsili (Analisis Gramatikal Rinci)

Kata

Teks Arab

I'rab (Fungsi Gramatikal)

Keterangan

فَـ

فَهَزَمُوهُمْ

Ḥarf 'Aṭf (Kata Penghubung)

Menunjukkan urutan dengan cepat (ta'qīb).

هَزَمُوا

فَهَزَمُوهُمْ

Fi'il Māḍī (Kata Kerja Lampau)

Mabnī (tetap) di atas ḍamm karena bersambung dengan Wāw al-Jamā'ah.

ـو

فَهَزَمُوهُمْ

Wāw al-Jamā'ah (Wāw Jamak)

Ḍamīr Muttasil (Kata Ganti Bersambung), mabnī di atas sukūn, dalam posisi rafa' (Fā'il/Pelaku).

ـهُمْ

فَهَزَمُوهُمْ

Ḍamīr Muttasil (Kata Ganti Bersambung)

Mabnī di atas sukūn, dalam posisi naṣb (Maf'ūl Bih/Objek).

بِـ

بِإِذْنِ اللَّهِ

Ḥarf Jarr (Kata Depan)

Untuk sababiyyah (penyebab).

إِذْنِ

بِإِذْنِ اللَّهِ

Ism Majrūr (Kata Benda yang di-jar-kan)

Majrūr dengan kasrah, dan ia adalah MudhafJārr wa Majrūr ini Muta'alliq (berkaitan) dengan fi'il هَزَمُوا.

اللَّهِ

بِإِذْنِ اللَّهِ

Lafẓul Jalālah (Nama Allah)

Mudhaf Ilayh (Kata yang disandari), majrūr dengan kasrah.

وَ

وَقَتَلَ دَاوُودُ

Ḥarf 'Aṭf (Kata Penghubung)

Untuk menghubungkan.

قَتَلَ

وَقَتَلَ دَاوُودُ

Fi'il Māḍī (Kata Kerja Lampau)

Mabnī di atas fatḥah.

دَاوُودُ

وَقَتَلَ دَاوُودُ

Fā'il (Pelaku)

Marfū' (di-rafa'-kan) dengan ḍammah.

جَالُوتَ

جَالُوتَ

Maf'ūl Bih (Objek)

Manṣūb (di-nashab-kan) dengan fatḥahMamnu' min al-ṣarf (tidak menerima tanwin).

وَ

وَآتَاهُ اللَّهُ

Ḥarf 'Aṭf (Kata Penghubung)

Untuk menghubungkan.

آتَى

وَآتَاهُ اللَّهُ

Fi'il Māḍī (Kata Kerja Lampau)

Mabnī di atas fatḥah muqaddarah (diperkirakan) pada alif (آتَى). Fi'il ini membutuhkan dua maf'ūl.

ـهُ

وَآتَاهُ اللَّهُ

Ḍamīr Muttasil (Kata Ganti Bersambung)

Mabnī di atas ḍamm, dalam posisi naṣb (Maf'ūl Bih Awwal/Objek Pertama). Merujuk kepada Nabi Daud.

اللَّهُ

وَآتَاهُ اللَّهُ

Lafẓul Jalālah (Nama Allah)

Fā'il (Pelaku), marfū' dengan ḍammah.

الْمُلْكَ

الْمُلْكَ

Maf'ūl Bih Tsānī (Objek Kedua)

Manṣūb dengan fatḥah.

وَ

وَالْحِكْمَةَ

Ḥarf 'Aṭf (Kata Penghubung)

Untuk menghubungkan.

الْحِكْمَةَ

وَالْحِكْمَةَ

Ma'ṭūf (Kata yang dihubungkan)

Manṣūb dengan fatḥah, mengikuti al-Mulk.

وَ

وَعَلَّمَهُ مِمَّا

Ḥarf 'Aṭf (Kata Penghubung)

Untuk menghubungkan.

عَلَّمَ

وَعَلَّمَهُ مِمَّا

Fi'il Māḍī (Kata Kerja Lampau)

Mabnī di atas fatḥahFā'il adalah ḍamīr mustatir (tersembunyi) هُوَ (Dia/Allah).

ـهُ

وَعَلَّمَهُ مِمَّا

Ḍamīr Muttasil (Kata Ganti Bersambung)

Mabnī di atas ḍamm, dalam posisi naṣb (Maf'ūl Bih/Objek). Merujuk kepada Nabi Daud.

مِـمَّا

مِمَّا يَشَاءُ

Terdiri dari مِنْ (ḥarf jarr) dan مَا (ism mawṣūl - kata sambung)

مِنْ (min) adalah ḥarf jarrمَا (mā) adalah ism mawṣūl dalam posisi jarr (ism majrūr), dan mabnī di atas sukūnJārr wa Majrūr ini Muta'alliq dengan fi'il عَلَّمَهُ.

يَشَاءُ

مِمَّا يَشَاءُ

Fi'il Muḍāri' (Kata Kerja Sekarang/Akan Datang)

Marfū' dengan ḍammahFā'il adalah